infiolinks

Kenali Produk Asuransi untuk Penyakit Kritis Guna Proteksi Finansial Keluarga



Perusahaan asuransi memiliki banyak produk untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Sejalan dengan perkembangan kehidupan manusia, produk asuransi juga semakin bervariasi. Diantara produk yang ada adalah asuransi kesehatan dan asuransi jiwa sebagai produk yang umum dikenal masyarakat. Lebih khusus lagi yang masih erat kaitannya dengan dua produk asuransi tersebut adalah asuransi penyakit kritis. Jenis asuransi ini dapat memberikan Anda sejumlah santunan dalam bentuk uang tunai (uang pertanggungan) ketika Anda mengalami suatu penyakit yang tergolong kritis.

Berapa besarnya uang pertanggungan? Uang pertanggungan akan diberikan sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat sebelumnya. Misal, uang tunai yang akan diberikan adalah Rp. 1 milyar, maka Anda akan mendapatkan Rp. 1 miliar jika kondisi kesehatan Anda sedang kritis. Uang tersebut dapat diberikan sekaligus atau dua kali tergantung dengan perjanjian yang telah dibuat antara perusahaan dan pihak tertanggung.

Beberapa penyakit kritis yang akan ditanggung biaya pengobatannya adalah kanker, penyakit jantung, gagal ginjal, hepatitis, tumor, dan penyakit kritis lainnya. Pada intinya, penyakit-penyakit tersebut akan mengeluarkan biaya yang besar untuk diobati, seperti biaya rawat inap yang mahal karena rentang waktu menginap cukup lama, biaya dokter spesialis, biaya keluarga yang merawat, dan berbagai biaya lainnya yang tidak terduga.

Fungsi Asuransi Penyakit Kritis

Asuransi penyakit kritis sekilas mirip dengan asuransi kesehatan, tetapi sebenarnya memiliki fungsi yang berbeda. Misal, ketika seseorang mengidap penyakit kritis mungkin biaya pengobatannya ditanggung asuransi kesehatan. Namun, terdapat biaya lain yang tidak bisa ditanggung asuransi kesehatan, seperti penghasilan yang hilang karena pihak tertanggung tidak dapat lagi bekerja. Selain itu, biaya yang dibutuhkan keluarga saat merawat tertanggung selama berobat.

Pengeluaran biaya untuk dua hal yang tidak bisa ditanggung asuransi kesehatan tersebut tentu membutuhkan dana yang besar. Di sinilah peran asuransi penyakit kritis, kebutuhan dana yang tidak sedikit tersebut akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Lalu siapa saja yang berhak memiliki asuransi penyakit kritis? Tidak ada pengecualian, setiap orang berhak memilikinya, tetapi yang sangat disarankan ialah para pencari nafkah atau tulang punggung keluarga, khususnya yang rentan terkena penyakit.

Nah, demikianlah selayang pandang mengenai asuransi penyakit kritis. Berbicara mengenai premi yang harus dibayar untuk asuransi ini memang tidak murah, karena sehat saja mahal apalagi sakit. Akan tetapi demi melindungi finansial keluarga, memiliki asuransi penyakit kritis merupakan keputusan yang tepat. 




Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates