Senin, 28 Mei 2018

Inilah Nasib Akun Media Sosial Setelah Pemiliknya Meninggal


Di zaman milenial ini media sosial banyak dimanfaatkan orang untuk berbagai keperluan baik yang sifatnya produktif maupun hiburan. Untuk bisa memanfaatkan media sosial tersebut maka setiap orang perlu mempunyai akun.

Hal yang belum Anda pikirkan mungkin nasib akun tersebut bila pemiliknya meninggal dunia. Kita semua sadar bahwa kematian adalah sesuatu yang pasti terjadi. Tak dapat disangka-sangka, kapan datangnya, cepat atau lambat kematian bisa datang sewaktu-waktu.

Dilansir dari intisari.grid.id ternyata ada beberapa penjelasan yang dikeluarkan oleh beberapa media sosial ternama, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Gmail.


1. Gmail

Pada akun Gmail terdapat pengelolaan akun tidak aktif yang memungkinkanmu menetapkan jumlah waktu tertentu. Jika hingga tenggat waktu yang ditentukan tak ada aktivitas, maka Google mengirimi Anda peringatan e-mail atau pesan teks.

2. Twitter

Twitter akan menutup akun seseorang atas permintaan anggota keluarga melalui Formulir Privasi. Jika tidak, maka akun Twitter Almarhum tersebut akan tetap aktif sebagaimana adanya.

3. Facebook

Lain halnya di Facebook, keluarga dapat menutup akun tersebut dengan menggunakan fitur tertentu. Sekadar info tercatat pengguna Facebook sekitar 8.000 orang meninggal setiap harinya.

Facebook memungkinkan pengguna untuk menambahkan kontak lama seseorang yang pengguna pilih untuk menjaga akun mereka jika tidak diperingati bebebrapa kejadian seperti, ulang tahun, pertemanan, dan foto.

Keluarga dapat meminta akun Facebook untuk dihapus atau untuk akses ke beberapa konten.

4. Instagram

Di Intstagram hampir sama dengan di Facebook, keluarga bisa menghubungi langsung Intagram, untuk proses memorialisasi.

Hal itu bisa dilaporkan ke Instagram untuk memorialisasi. Untuk melaporkan akun untuk memorialisasi, Anda bisa melalui Pusat Bantuan Instagram harus dihubungi.

Lalu Anda menyertakan bukti kematian yang harus diberikan melalui berita kematian atau berita. Hanya anggota keluarga langsung yang dapat meminta akun untuk dihapus.

Namun, perlindungan semacan ini bervariasi di seluruh dunia, seperti Facebook dapat meminta akun Facebook Almarhum untuk dihapus atau hanya untuk diakses beberapa konten, namun bukan obrolan pribadi.

Hal ini juga sebagai bentuk perlindungan terhadap data online pribadi meskipun pada orang yang telah meninggal.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar