Sabtu, 20 Januari 2018

Tips Hindari Tertular Flu saat Berada dalam Penerbangan




Pesawat terbang menjadi salah satu area yang rentan dengan penularan penyakit flu. Dalam ruangan tertutup seperti kabin pesawat penyakit flu jadi lebih cepat menular.

Dari laporan Pusat Pengendalian Wabah Amerika Serikat (CDC), sejak awal Januari penyakit flu sedang mewabah di Negara Paman Sam. Kawasan yang belum tertular hanya Hawaii.

Tercatat, sebanyak 74 ribu pasien penyakit flu sedang mendapat perawatan di rumah sakit, sementara sudah ada 30 pasien yang tewas akibat penyakit menular tersebut. Sebagian besar anak kecil.


Meski demikian, turis tak perlu jadi menunda perjalanannya dengan pesawat terbang, karena ada beberapa tips untuk menghindari flu.

Kunci utama untuk menghindari tertular flu dalam penerbangan adalah dengan mengenakan masker penutup hidung dan mulut saat berada di tengah keramaian.

Hindari pula mengantre dengan jarak yang terlalu dengan dengan orang yang berada di depan dan di belakang.

Jika memungkinkan, pilihlah tempat duduk dekat jendela, sehingga tak perlu sering berinteraksi dengan penumpang lain di dalam kabin.

Udara dingin di dalam kabin juga membuat selaput lendir tubuh jadi mengering, khususnya di mulut dan hidung. Kondisi ini membuat tubuh menjadi rentan terhadap penyakit.

"Saat selaput lendir mengering, kita kehilangan pertahanan berharga untuk mencegah penyakit pernapasan yang menular," kata Dr. Nicholas Testa seperti yang dilansir dari ABC News.

Oleh karena itu, ia menganjurkan agar turis senantiasa membawa semprotan pelega pernafasan dan pengencer lendir jika merasa mulut dan hidung mendadak mengering.

Perlu diperhatikan, meja lipat di bangku kabin juga termasuk benda paling kotor di pesawat.

Dibanding toilet yang biasanya dibersihkan secara teratur, tak ada jaminan bahwa petugas kebersihan maskapai selalu mengelap meja sebelum ditumpangi.

Oleh karena itu, bawalah cairan antiseptik atau tisu basah antibakteri untuk mengelap setiap perabotan kabin yang disentuh, sehingga dapat meminimalisir risiko penularan.

Terakhir, membuka ventilasi udara tepat di atas bangku penumpang juga bisa mencegah tertular penyakit flu.

Sayangnya, beberapa penumpang cenderung lebih suka menutup ventilasi udara karena tak tahan dengan udara dingin yang dipancarkan.

Padahal, membuka ventilasi udara dapat meningkatkan sirkulasi udara dan menghindarkan tubuh tertular kuman yang mungkin berasal dari penumpang di sebelah. (cnnindonesia)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar