Senin, 22 Januari 2018

Sebaiknya Anda Menghindari Makan Mentah 9 Jenis Makanan ini


Bagi kita orang Indonesia lalapan adalah salah satu menu khas yang banyak disukai masyarakat. Lalapan identik dengan jenis makanan sayuran yang dihidangkan dalam kondisi mentah, meski tidak semuanya demikian.

Pun demikian dengan jenis makanan yang lain, bahkan ada yang justru tidak baik bila dimakan dalam kondisi mentah karena bisa menimbulkan akibat yang buruk bagi kesehatan. Dikutip dari kompas.com (22/01/18) berikut 9 jenis makanan yang perlu anda hindari untuk disantap dalam keadaan mentah :

1. Kentang

Kepala nutrisi Terra’s Kitchen, Lisa Davis mengungkapkan mengonsumsi kentang mentah berdampak pada perut kembung dan gastrointestinal yang tidak diinginkan. Sebab, kentang mengandung zat tepung yang sulit untuk dicerna.

Parahnya, jika kentang mentah berada lama di daerah yang hangat atau lembab, maka ia akan menjadi hijau dan mengembangkan racun yang disebut solanine.

Anda juga perlu cermat untuk melihat permukaan kentang, Bila terdapat bintik hijau, anda harus hindari, sebab solanin dapat menyebabkan keracunan makanan.

2. Singkong 


 
Pangan lokal ini terasa nikmat bila digoreng atau direbus. Tapi, jangan sekali-kali nekat untuk makanan singkong mentah-mentah dan dalam jumlah banyak, karena mematikan.

Terdapat sianida dalam singkong mentah. Senyawa itu berada dalam bentuk glikosida sianogenik yang dinamakan linimarin.

Memang, senyawa tersebut jumlahnya kecil, namun bila masuk ke tubuh bisa terurai menjadi hidrogen sianida, racun sianida yang paling beracun dan mematikan.

3. Kacang merah 
 

 
Kacang merah kaya akan kandungan bermanfaat—protein, serat dan antioksidan—tapi jangan coba-coba makan saat masih mentah bila tak ingin memiliki masalah pada perut.

"Kacang merah mentah mengandung racun phytohemagglutinin, yang dapat menyebabkan perut tak nyaman, serta gejala gastrointestinal yang serupa dengan keracunan makanan," kata Davis.

Pastikan anda merebus kacang merah paling minim selama 10 menit sebelum siap disantap.

4. Sosis 


 
Daging olahan ini memang bukan makanan bernutrisi, tapi banyak yang salah kaprah. Mereka mengira menyantap sosis mentah diperbolehkan karena sudah dimasak.

Kenyataannya, menurutu FDA, sosis mentah yang dikemas berisiko mengandung bakteri Listeria, yang hanya bisa mati saat dipanaskan kembali.

5. Susu 
 

 
Jenis susu yang disarankan untuk dihindari adalah saat pertama kali diperah dari sapi, tanpa proses pasteurisasi. Susu yang baru diperah mengandung bakteri berbahaya seperti E. coli dan salmonella.

Menurut FDA, susu mentah 150 kali lebih berisiko menyebabkan penyakit bawaan makanan daripada produk susu lainnya.

6. Kecambah 


 
Kecambah sangat berkhasiat, tapi jangan memakannya saat belum dimasak. Sebab, kecambah alfalfa dan lobak dapat mengandung bakteri berbahaya seperti E. coli, Salmonella, dan Listeria.

Hal ini tak lepas dari habitat kecambah yang hangat dan lembab, di mana bakteri-bakteri tersebut tumbuh subur.

Oleh karena itu, pastikan untuk membeli kecambah sekucupnya dan beli di tempat-tempat yang terjamin—setelah itu jangan lupa untuk dimasak.

7. Almond pahit 


 
Anda harus tahu nih, kalau ternyata ada dua jenis kacang almond: manis dan pahit. Selama ini kita sangat menyukai almond manis. Tapi, ternyata ada juga almond pahit yang sangat berbahaya.

Sebenarnya almond pahit masih satu varietas dengan almond manis, tapi mengandung asam hidrosianat, yang merupakan campuran berbahaya dari sianida hidrogen dan air.

Menurut The Spruce, hanya dibutuhkan sekitar 70 kacang almond mentah untuk membunuh orang dewasa.  Tapi jangan takut, almond ini sangat aman untuk disantap bila sudah dimasak.

8. Tepung terigu 


 
Jangan heran kalau ternyata ada orang yang gemar menyantap tepung terigu mentah. Dalam dunia medis, mereka disebut sebagai amylophagia, gangguan makan yang suka mengasup tepung terigu mentah.

Dalam beberapa tahun terakhir, FDA dan Centers for Disease Control and Prevention mengidentifikasi tepung terigu mentah berisiko bagi kesehatan.

Sedari pengolahan hingga ke supermarket, kemungkinan tepung bersentuhan dengan patogen seperti E. coli sangat besar, sehingga perlu untuk dimasak lebih dulu sebelum disantap.

9. Terong 


 
Terong mentah memiliki kandungan yang sama beracun seperti kentang mentah, yakni solanine. Nah, kandungan solanine paling besar berada pada terong muda atau terong yang dipanen dini.

Jika mengonsumsi dalam jumlah banyak, anda akan mengalami efek gastrointestinal dari keracunan solanin. Jadi pastikan untuk tetap masak terongnya dulu sebelum disantap.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar