Senin, 08 Januari 2018

Inilah 7 Penyebab Seseorang Terkena Penyakit Liver



Liver (hati) adalah organ yang memiliki fungsi cukup penting dalam tatanan tubuh kita, yaitu untuk membuang racun dari dalam tubuh, membentuk antibodi tubuh, untuk pertahanan dari serangan penyakit, dan membantu proses metabolisme tubuh.

Hati adalah organ yang bekerja paling keras di dalam tubuh. Berukuran seperti bola yang berada tepat di bawah tulang rusuk di sisi kanan perut Anda. Terdiri dari 2 bagian: lobus kiri dan lobus kanan.
 
Untuk itu, sangatlah penting menjaga kesehatan hati. Termasuk menjaga kesehatan hati yaitu mengetahui penyebab, gejala-gejala dan cara mencegah penyakit liver.

Organ hati juga berfungsi untuk membantu proses pencernaan makanan. Sehingga, saat organ hati mengalami masalah, mengakibatkan sistem pencernaan serta fungsi membersihkan racun tidak bekerja optimal.

Ada cukup banyak hal yang dapat menjadi penyebab penyakit liver, hal-hal yang berkembang di masyarakat memunculkan mitos, beberapa mitos tidak sepenuhnya salah, hanya perlu diluruskan agar lebih jelas.
 
Menurut dr. Kartika Mayasari sebagaimana ditulis klikdokter.com (5/1/18), selain karena komplikasi diabetes seperti yang dialami oleh Yon Koeswoyo, penyanyi legendaris pentolan grup musik koes plus beberapa hari yang lalu,  ada beragam penyebab liver atau gagal hati, seperti :
 
1. Hepatitis

Penyakit Hepatitis dapat menyebar melalui darah, misalnya melalui jarum suntik atau penyakit keturunan. Hepatitis A, B maupun E semua memiliki kesamaan, yakni sama-sama dapat menyebabkan gagal hati akut jika tidak diobati. 

2. Konsumsi alkohol 

 
Terlalu banyak mengonsumsi alkohol dapat memperburuk kondisi hati Anda. Minum alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan obesitas hingga kerusakan organ utama seperti otak, perut dan usus. Namun, organ yang paling parah terkena dampaknya adalah hati. Sebab hatilah yang mengolah alkohol begitu masuk ke dalam tubuh. 

3. Sirosis

Terjadi karena infeksi akut yang menyebabkan peradangan sel hati yang luas, sehingga mengakibatkan kematian banyak sel. Pada sirosis dini biasanya hati membesar dan terasa nyeri jika ditekan. Sirosis akan merusak kemampuan hati untuk mengendalikan infeksi dan mengolah nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. 

4. Hemochromatosis

Merupakan kelainan bawaan yang menyebabkan tubuh menyerap dan menyimpan terlalu banyak zat besi di dalam tubuh. 

5. Kelebihan dosis acetaminophen (Tylenol)

Biasanya acetaminophen atau Tylenol digunakan untuk meredakan rasa sakit ringan atau sedang, seperti sakit kepala, pilek atau sakit punggung. Namun, penggunaan acetaminophen yang berlebihan bisa memperburuk kondisi hati. 

6. Terdapatnya virus 

 
Ada sejumlah virus penyebab kerusakan hati, termasuk virus Epsttein-barr, cytomegalovirus dan virus herpes simplex. 

7. Reaksi dari resep dan obat herbal tertentu

Sejumlah obat jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan kerusakan hati yang akut. Beberapa obat yang sering diresepkan tersebut adalah: antibiotik, obat anti inflamasi nonsteroid (ibuprofen dan nanproxen), serta obat pereda kejang. Untuk mencegah risiko terkena liver, pastikan Anda bertanya kepada dokter saat menerima resep obat tersebut.

Adapun jenis pengobatan penyakit liver sebaiknya dilakukan tergantung pada jenis gangguan hati yang diderita. Jika penyebabnya adalah sirosis, maka terapi yang diberikan biasanya adalah obat dieresis serta diet rendah garam. Untuk pengobatan yang lebih tepat, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.

Selain itu, agar terhindar dari kemungkinan terjangkitnya liver, seperti yang dialami Yon Koeswoyo, dr. Kartika menyarankan agar menjauhi alkohol, menghindari makanan berlemak serta berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan tanpa petunjuk dokter. “Akan jauh lebih baik lagi jika Anda melakukan vaksin hepatitis,” tambahnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar